206 SiLilik 2 (Sistem Pengendali Listrik Keluarga)

206 SiLilik 2 (Sistem Pengendali Listrik Keluarga)
Sistem Pengendali Listrik Keluarga (Si Lilik) adalah suatu perangkat pintar yang memiliki tugas utama sebagai pengendali beban listrik rumah tangga agar tagihan listrik bulanan tidak melebihi nilai yang telah direncanakan sebelumnya. Kepandaian sistem ini adalah ia dapat mengestimasi tagihan bulanan dengan data yang diambil dari pemakaian listrik hari atau bulan sebelumnya. Bila hasil estimasi menunjukkan nilai yang akan melebihi tagihan yang telah direncanakan, maka alat ini akan memberikan peringatan atau bahkan bila diijinkan untuk mematikan secara paksa peralatan listrik yang masih atau akan menyala di luar jadwal yang dianjurkan oleh sistem.
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Print this pageEmail this to someone
Nomor Urut 206
Nama Lengkap Inisiator Alfian Akbar Gozali
Lokasi Bandung, Jawa Barat
Judul Proyek SiLilik 2 (Sistem Pengendali Listrik Keluarga)
Lama Aktivitas 12 Bulan
Target Pengguna /
Penerima Manfaat
Seluruh pengguna listrik rumah tangga di Indonesia. Terutama kategori menengah ke bawah.
Ukuran Keberhasilan

1. Planning Advisor System Server Si Lilik akan diterapkan di Server PLN atau alternatif lain server (VPS) sendiri.
2. Si Lilik berhasil menghemat pengeluaran listrik sebesar 20% dari penggunaan biasanya
3. Untuk tahap testing (2 bulan) Si Lilik berhasil terinstal di 10 kecamatan, satu kecamatan terdiri dari 10 rumah
4. Untuk tahap testing akhir, Si Lilik berhasil terinstal pada 5 provinsi di Pulau Jawa dan 3 provinsi pulau Sumatra dan Bali

Tipe Konten Sebuah box berukuran setengah dari box sekering listrik PLN, dengan LCD dan keypad. Di dalamnya terdapat rangkaian listrik dengan ATMega 128 sebagai PAC-nya dan 8-16 buah output relay yang terhubung dengan peralatan listrik rumah tangga (lampu, ac, penyiram air, dll). Di support dengan server berteknologi AI dengan koneksi sms GSM.
Strategi Distribusi

 

4. 1. Dengan menggandeng PLN sebagai pemasok energi listrik terbesar dan milik pemerintah di Indonesia
2. Dengan melakukan penyuluhan langsung kepada pengguna listrik rumah tangga
3. Dengan membagikan brosur tentang kesadaran hemat listrik dan Si Lilik.

4. Perangkat tersebut akan dibuat semurah mungkin (estimasi harga jual perangkat sekitar 200 ribu). Yang nantinya akan dibebankan pada subsidi dari pemerintah dan cicilan abonemen selama 2 tahun (agar cicilan sekecil mungkin). Jika memungkinkan, Si Lilik akan digratiskan dengan support pemerintah dan PLN.

Dana yang Diminta Rp. 300 Juta
DESKRIPSI PROYEK

Sistem Pengendali Listrik Keluarga (Si Lilik) adalah suatu perangkat pintar yang memiliki tugas utama sebagai pengendali beban listrik rumah tangga agar tagihan listrik bulanan tidak melebihi nilai yang telah direncanakan sebelumnya. Kepandaian sistem ini adalah ia dapat mengestimasi tagihan bulanan dengan data yang diambil dari pemakaian listrik hari atau bulan sebelumnya. Bila hasil estimasi menunjukkan nilai yang akan melebihi tagihan yang telah direncanakan, maka alat ini akan memberikan peringatan atau bahkan bila diijinkan untuk mematikan secara paksa peralatan listrik yang masih atau akan menyala di luar jadwal yang dianjurkan oleh sistem.

DEFINISI MASALAH

Tujuan:
1. Membuat sistem yang dapat mengatur pemakaian listrik agar sesuai keinginan pelanggan PLN.
2. Mensukseskan himbauan PLN kepada masyarakat dalam rangka penghematan listrik.

Hasil yang diharapkan:
1. Si Lilik dapat dibuat sesuai dengan fungsionalitas dan spesifikasi yang telah ditentukan sebelumnya.
2. Penggunaan di sisi pelanggan dapat dipahami dengan baik dan mudah.
3. Dapat menghemat pemakaian listrik dengan efisiensi 20%.

CARA MENGATASI

Tantangan pemilihan cara komunikasi, akan diputuskan menggunakan sms dengan pertimbangan jaringan sms GSM akan lebih mengakomodir hampir di setiap tempat di provinsi Indonesia yang tersedia jaringan GSM. Otomatis, dengan pemilihan sms sebagai cara komunikasi, maka diputuskan memakai EMA-128 Minimum system ATMEGA128 dengan koneksi sms GSM sebagai PAC’nya. User interface akan berupa alphanumeric LCD dan keypad sederhana. Untuk tantangan terakhir, fuzzy logic atau artificial neural network akan diterapkan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Watt meter juga akan diterapkan pada rangkaian relay PAC.