273 Pemanfaatan Hp untuk monitoring debit air sungai dan laut untuk antisipasi bencana banjir dengan menggunakan aplikasi monitoring debit air di bantaran sungai dan pinggiran laut

Image
aplikasi monitoring debit air di bantaran sungai dan pinggiran laut adalah suatu aplikasi yang berbasis web yang bertujuan memanfaatkan HP untuk memonitoring debit air di sungai dan laut agar bisa memberikan informasi secara relatime kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan pinggir laut mengenai potensi bencana banjir. Dengan mengetahui debit air, masyarakat dapat melakukan langkah-langkah antisipatif sebelum air sungai maupun laut meluap dan membanjiri tempat tinggalnya. Pada tahap awal aplikasi monitoring debit air di bantaran sungai dan pinggiran laut diimplementasikan di kota bogor.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Print this pageEmail this to someone
Nomor Urut 273
Nama Lengkap Inisiator Bayu Dipo Kunto Wiyono
Lokasi Madiun, Jawa Timur
Judul Proyek Pemanfaatan Hp untuk monitoring debit air sungai dan laut untuk antisipasi bencana banjir dengan menggunakan aplikasi monitoring debit air di bantaran sungai dan pinggiran laut
Lama Aktivitas 12 Bulan
Target Pengguna /
Penerima Manfaat
warga masyarakat (warga bogor) dan Badan Penanggulangan Bencana ( BNPB )
Ukuran Keberhasilan

1. Tindakat pencegahan antisipasi luapan air yang terjadi di kota Bogor oleh masyarakat
2. Menurunnya dampak yang di sebabkan oleh luapan air.

Tipe Konten teks informasi debit air sungai dan laut
Strategi Distribusi

– Melakukan kerja sama dengan BNPB dalam memasang alatke titik lokasi bantaran sungai dan pinggiran laut berpotensiawal terjadinya luapan air.
– Melakukan kampanye mengenai pemanfaatan aplikasimonitoring debit air di bantaran sungai dan pinggiran laut dalam melakukanpersiapan ketika terjadi luapan air.

Kuantintas Output Konten 1.aplikasi monitoring debit air di bantaran sungai dan pinggiran laut 2.informasi text secara realtime
Dana yang Diminta Rp. 750 Juta
DESKRIPSI PROYEK

aplikasi monitoring debit air di bantaran sungai dan pinggiran laut adalah suatu aplikasi yang berbasis web yang bertujuan memanfaatkan HP untuk memonitoring debit air di sungai dan laut agar bisa memberikan informasi secara relatime kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan pinggir laut mengenai potensi bencana banjir. Dengan mengetahui debit air, masyarakat dapat melakukan langkah-langkah antisipatif sebelum air sungai maupun laut meluap dan membanjiri tempat tinggalnya. Pada tahap awal aplikasi monitoring debit air di bantaran sungai dan pinggiran laut diimplementasikan di kota bogor.

DEFINISI MASALAH

Banjir tentu saja memberi dampak yang luas kepada berbagai sektor baik bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan khususnya psikologi. Selama ini penanganan bencana banjir yang dilakukan oleh berbagai lembaga adalah dengan cara memberikan penanganan logistik dan penyelamatan bagi korban yang memerlukan, pemerintah disibukan dengan berbagai langkah-langkah pencegahan dan terjadinya banjir dan penyediaan tempat pengungsian bagi korban. Sementara korban banjir tentu saja mengalami berbagai macam permasalahan psikologi mulai dari stress, trauma kehilangan semangat dan harapan hidup, depressi, kecemasan hingga kesedihan akibat kehilangan harta benda ataupun kehilangan orang yang dicintai. “Dari kutipan di atas dapat disimpulkan masyarakat tidak mengetahui informasi dini mengenai banjir yang akan terjadi sehingga masyarakat tidak dapat melakukan antisipasi sebelum terjadinya banjir.

CARA MENGATASI

aplikasi monitoring debit air di bantaran sungai dan pinggiran laut di rancang untuk dapat memberikan informasi mengenai debit air yang di sampaikan ke Hp masyarakat. Sehingga masyarakat dapat mengetahui informasi banjir ketika terjadi luapan air secara realtime.aplikasi monitoring debit air di bantaran sungai dan pinggiran laut dapat memberikan informasi lokasi ke masyarakat luapan air terjadi. Tidak hanyamasyarakat yang dekat lokasi terjadi luapan air. Masyarakat lokasi yang tidak berdekatan akan menerima informasi yang disampaikan ke Hp masyarakat.