304 Aplikasi Open Content Data Desa untuk Mendukung Perencanaan Pembangunan Desa yang Partisipatif dan Berkualitas

304 Aplikasi Open Content Data Desa untuk Mendukung Perencanaan Pembangunan Desa yang Partisipatif dan Berkualitas

Proyek ini bertujuan membangun Aplikasi Open Content Data Desa yang memungkinkan banyak orang untuk berkontribusi dalam pengisian data di suatu desa tertentu, dengan menggunakan alat telepon seluler khususnya smartphone sederhana. Dalam hal ini, data yang dikirimkan dari kontributor akan dimasukkan ke dalam platform berbasis peta digital yang ada dalam Aplikasi Perencanaan Pembangunan Desa (yang sudah selesai kami bangun). Sistem yang dibangun ini menggunakan pendekatan Open Content dan memungkinkan dibangunnya data desa secara kolaboratif dan terbuka (seperti pada Wikipedia atau OpenStreetMap) dari banyak sumber (crowd-sourcing).
Dalam implementasi, akan dipilih 4 desa sebagai pilot project. Di 4 desa tersebut, warga desa (khususnya pemuda) akan dilatih untuk menjadi Tim Inti Pendataan Desa. Tim Inti ini akan diberi training mengenai metode pendataan desa. Informasi yang berasal dari Tim Inti tersebut, akan menjadi informasi dasar desa yang akan masuk dalam Aplikasi Perencanaan Pembangunan Desa.
Sementara warga desa lainnya, dapat juga memberi kontribusi informasi melalui telepon seluler / smart phone untuk memperkaya data desa tersebut,misalnya dengan informasi mengenai kondisi jalan desa, gedung sekolah (informasi teks dan foto) dan data-data yang lain. Data-data tersebut akan dimasukkan ke dalam data base dan divisualisasikan. Akan ditandai data mana yang telah terverifikasi dan data mana yang belum terverifikasi.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Print this pageEmail this to someone
Nomor Urut 304
Nama Lengkap Inisiator Ilham Cendekia Srimarga
Lokasi Cibeunying Kaler, Jawa Barat
Organisasi Perkumpulan Sinergantara
Judul Proyek Aplikasi Open Content Data Desa untuk Mendukung Perencanaan Pembangunan Desa yang Partisipatif dan Berkualitas
Lama Aktivitas 12 Bulan
Target Pengguna /
Penerima Manfaat
Warga desa di 4 desa dari 2 kabupaten di Jawa Tengah dan Jawa Timur (lokasi spesifik akan ditentukan kemudian).
Ukuran Keberhasilan

(1) Aplikasi ini digunakan minimal dalam 4 Musyawarah Pembangunan Desa yang diikuti 200 peserta.
(2) Pengguna Aplikasi Open Content Data Desa minimal 2000 pada akhir program.
(3) Data desa di 4 desa , telah terupdate dan berisi informasi-informasi pendukung seperti foto dll.

Tipe Konten (1) Aplikasi update / pengiriman data desa melalui smartphone. Dalam hal ini smartphone akan memanfaatkan fasilitas automatic data position capture and tracking dari platform seperti Android untuk mendapatkan berbagai informasi yang terkait dengan data desa yang hendak dikirim.
(2) Aplikasi update / pengiriman data desa melalui telepoon seluler konvensioanl. Dalam hal ini, apalikasi dibuat dengan java programming berfungsi untuk membantu agar pengiriman data desa dari telepon seluler sesuai dengan format yang ada di sistem basis data.
(3) Platform untuk pengelolaan dan visualisasi data desa yang ada server desa / atau diletakkan di Internet.
Strategi Distribusi

(1) Memanfaatkan momen pemberlakuan UU Desa yang baru pada tahun 2014-2015 dengan mempromosikan aplikasi ini pada program-program pemerintah dan program-program donor internasional terkait perencanaan pembangunan desa.
(2) Bekerjasama dengan beberapa NGO yang telah memiliki inisiatif pembangunan desa, serta menawarkan pemanfaatan aplikasi ini untuk mereka ginakan.
(3) Mendokumentasikan proses pemanfaatan aplikasi yang akan dilakukan dalam proyek ini, serta menyebarluaskan hasil-hasil yang dicapai ke publik melalui seminar, buku, media massa dan media sosial.
(4) Menyelenggarakan pelatihan mengenai praktek pemanfaatan aplikasi ini dan mengundang desa-desa lain untuk mengikuti pelatihan tersebut.
(5) Melakukan pelatihan dan pendampingan penggunaan aplikasi ini pada warga desa pada masa projek ini.
(6) Melatih kelompok inti yang terdiri dari para pemuda desa, kelompok ini kemudian diminta untuk menyebarluaskan hasil pelatinaanya kepada warga desa yang lain.
(7) Membuat panduan pemakaian alat ini, dan menyebarluaskan panduan tersebut ke pengguna yang diharapkan (warga desa).

Dana yang Diminta Rp. 900 Juta
DESKRIPSI PROYEK

Proyek ini bertujuan membangun Aplikasi Open Content Data Desa yang memungkinkan banyak orang untuk berkontribusi dalam pengisian data di suatu desa tertentu, dengan menggunakan alat telepon seluler khususnya smartphone sederhana. Dalam hal ini, data yang dikirimkan dari kontributor akan dimasukkan ke dalam platform berbasis peta digital yang ada dalam Aplikasi Perencanaan Pembangunan Desa (yang sudah selesai kami bangun). Sistem yang dibangun ini menggunakan pendekatan Open Content dan memungkinkan dibangunnya data desa secara kolaboratif dan terbuka (seperti pada Wikipedia atau OpenStreetMap) dari banyak sumber (crowd-sourcing).
Dalam implementasi, akan dipilih 4 desa sebagai pilot project. Di 4 desa tersebut, warga desa (khususnya pemuda) akan dilatih untuk menjadi Tim Inti Pendataan Desa. Tim Inti ini akan diberi training mengenai metode pendataan desa. Informasi yang berasal dari Tim Inti tersebut, akan menjadi informasi dasar desa yang akan masuk dalam Aplikasi Perencanaan Pembangunan Desa.
Sementara warga desa lainnya, dapat juga memberi kontribusi informasi melalui telepon seluler / smart phone untuk memperkaya data desa tersebut,misalnya dengan informasi mengenai kondisi jalan desa, gedung sekolah (informasi teks dan foto) dan data-data yang lain. Data-data tersebut akan dimasukkan ke dalam data base dan divisualisasikan. Akan ditandai data mana yang telah terverifikasi dan data mana yang belum terverifikasi.

DEFINISI MASALAH

Tujuan umum proyek adalah untuk membantu proses perencanaan pembangunan desa di Indonesia. Sesuai dengan UU mengenai Desa yang baru, setiap desa akan menerima alokasi anggaran yang cukup besar untuk direncanakan secara mandiri oleh desa. Dalam perencanaan pembangunan desa, saat ini desa masih banyak mengalami hambatan. Salah satu hambatan yang signifikan adalah persoalan data, meliputi: ketidak-tersediaan data up to date dan sulitnya warga / pemerintah desa dalam memahami data untuk perencanaan pembangunan desa. Dibutuhkan visualisasi data (seperti peta, logical framework tervisualisasi, atau foto) agar makna data itu bisa secara mudah dipahami warga desa. Pada sisi pendataan, saat ini sulit bagi pemerintah desa dan warga desa untuk melakukan update data atau memberi kontribusi data kedalam sistem basis data desa. Hal ini karena tidak ada sistem yang mudah untuk mengirim data / memasukan data visual ke dalam sistem, serta tidak tersedia platform Open Context dalam sistem tersebut.

CARA MENGATASI

(1) Membangun / memanfaatkan aplikasi / tools berbasis ICT berupa: peta digital serta data desa yang up to date, untuk membantu perencanaan pembangunan desa dengan cara visualisasi dan simulasi.
(2) Menyediakan Aplikasi Open Content Data Desa, yang memungkinkan semua orang (khususnya warga desa) untuk memberi kontribusi informasi data desa dengan menggunakan smartphone atau telepon seluler.
(3) Melakukan pilot project pembangunan data desa pada beberapa desa percontohan. Untuk itu kegiatan-kegiatan terdiri dari: pembentukan dan pelatihan Tim Inti Pendataan Desa; dan praktek pendataan desa dengan menggunakan aplikasi yang dibangun.
(4) Mempromosikan / fasilitasi warga desa secara luas untuk dapat berkontribusi menggunakan Aplikasi Open Content Data Desa.
(5) Fasilitasi pemanfaatan Data Desa dengan menggunakan Aplikasi Perencanaan Pembangunan Desa untuk proses Musyawah Pembangunan Desa.