305 Red Ribbon Mobile (RRM)

Image

Red Ribbon Mobile (RRM) adalah kegiatan penginformasian tentang HIV dan AIDS melalui perangkat dan aplikasi multiplatform dan website yang bisa diakses melalui perangkat selular/mobile & komputer. Di program RRM masyarakat dapat mengakses berbagai informasi pengetahuan tentang HIVdan AIDS, forum diskusi, diagnosa dan konsultasi. Sumber informasi tentang HIV dan AIDS diperoleh dari lembaga-lembaga yang menangani HIV dan AIDS seperti Komisi Penanggulangan Aids & Dinas Kesehatan. Sedangkan untuk konsultasi akan bekerja sama dengan dokter yang menangani persoalan HIV dan AIDS

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Print this pageEmail this to someone
Nomor Urut 305
Nama Lengkap Inisiator Pani Rahman
Lokasi Kubu Raya, Kalimantan Barat
Organisasi Sanggar Topeng Pontianak
Judul Proyek Red Ribbon Mobile (RRM)
Lama Aktivitas 10 Bulan
Target Pengguna /
Penerima Manfaat
Para pelajar pengguna dan pengakses media sosial/mobile site melalui HP sebagai media tercepat, termudah dan personal untuk mengetahui tentang informasi HIV dan AIDS. Selain itu, dapat menjadi media komunikasi dan sosialisasi bagi pemangku kepentingan baik pemerintah atau lembaga-lembaga non pemerintah terhadap personal HIV dan AIDS yang diarahkan untuk kesadaran para kaum muda
Ukuran Keberhasilan

– Pengunjung website/mobile site mencapai 1.000orang
– Follower Twitter mencapai 1000 orang
– Friends/Like/Follow Facebook mencapai 1000 orang
– Terosialisasinya 4000 pelajar dari 40 sekolah yang ditargetkan 100 siswa/sekolah

Tipe Konten Konten dibuat dan dikemas secara singkat dan padat dilakukan agar dapat digunakan pula oleh pengguna media sosial untuk materi media sosial miliknya
Strategi Distribusi

Membuat 1 situs (website/mobile site) dan media sosial yang menjadi trend pergaulan anak muda melalui gadget

Kuantintas Output Konten Mengolah dan mengirim 5 (lima) informasi tentang HIV dan AIDS secara singkat dan padat setiap hari untuk penggunaan media sosial
Dana yang Diminta Rp. 771 Juta
DESKRIPSI PROYEK

Red Ribbon Mobile (RRM) adalah kegiatan penginformasian tentang HIV dan AIDS melalui perangkat dan aplikasi multiplatform dan website yang bisa diakses melalui perangkat selular/mobile & komputer. Di program RRM masyarakat dapat mengakses berbagai informasi pengetahuan tentang HIVdan AIDS, forum diskusi, diagnosa dan konsultasi. Sumber informasi tentang HIV dan AIDS diperoleh dari lembaga-lembaga yang menangani HIV dan AIDS seperti Komisi Penanggulangan Aids & Dinas Kesehatan. Sedangkan untuk konsultasi akan bekerja sama dengan dokter yang menangani persoalan HIV dan AIDS

DEFINISI MASALAH

Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan kumpulan gejala penyakit yang disebabkan oleh virus HIV ( Human Immuno Deficiency Virus ), mudah menular dan mematikan, merusak sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga mudah terinfeksi dan meninggal karena berbagai penyakit infeksi kanker dan lain-lain. Karena AIDS bukan penyakit, AIDS tidak menular yang menular adalah HIV yaitu virus penyebab kekebalan tubuh mencapai masa AIDS. Pemahaman dasar seperti ini yang masih minim dimiliki masyarakat dan akhirnya mengambil sikap justru ke arah yang kontraproduktif, berpengaruh terhadap proses tidak semakin meluasnya penyebaran HIV dan AIDS di kalangan remaja. Selain itu, untuk mengakses informasi dengan cepat, mudah dan bersifat personal masih belum banyak. Dengan kondisi itu, RRM diharapkan dapat memberikan pemahaman dasar tentang HIV dan AIDS kepada kelompok masyarakat terutama kaum muda yang belum dan minim teredukasi tentang HIV dan AIDS

CARA MENGATASI

1.Sosialisasi tatap muka yang menghibur ke sekolah-sekolah dengan target pelajar Sekolah Menengah Atas tentang HIV dan AIDS. Bentuk hiburan yang dilakukan berupa pementasan kesenian dengan tema HIV dan AIDS.
2. Membuat aplikasi mobile site RRM (Red Ribbon Mobile) yang dapat diakses lewat berbagai macam platform seperti android, Blackberry,Windows Phone & Ios.
3. Menggunakan aplikasi media sosial (Facebook, tweeter, BBM, whatsapp, line, wechat) untuk sarana komunikasi interaktif tentang HIV dan AIDS.
4. Melaksanakan screening pembuatan tweet, status terbaik tentang HIV dan AIDS
Aktifitas pelaksanaan kegiatan dilakukan 8 bulan.
Untuk mengukur keberhasilan program, pengakses dan pengunjung media sosial-mobile site ditargetkan 1000 orang.
Tipe konten teks edukasi diciptakan dan disebarluaskan melalui website/mobilesite dan media sosial