312 Locality Based Mobile Powered Weather Station

Image

Proyek ini mengembangkan perangkat pengambilan data cuaca dan sistem perkiraan cuaca berbasis kolaborasi yang memberikan informasi tentang detail perkiraan dan kondisi cuaca pada sebuah tempat. Perangkat pengambilan data terdiri dari sebuah alat yang berisi berbagai sensor kondisi lingkungan (kelembapan udara, sensor hujan, suhu, kadar gas,dan sebagainya). Perangkat tersebut akan diletakkan di beberapa tempat, dan masing-masing akan mengirim data pengamatan kepada sistem perkiraan cuaca. Sistem perkiraan cuaca akan menerima informasi dari beberapa perangkat pengambilan data dan mengambil kesimpulan tentang kondisi cuaca sebuah daerah. Kondisi cuaca akan dilaporkan secara berkala kepada para pengguna sistem untuk memberikan informasi yang akurat terhadapa perkiraan atau kondisi cuaca yang terjadi di daerahnya. Sistem juga menerima informasi dari para pengguna yang terkait dengan laporan kondisi cuaca saat itu, dan menggunakannya untuk melengkapi informasi yang didapat dari perangkat pengambilan data.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Print this pageEmail this to someone
Nomor Urut 312
Nama Lengkap Inisiator Tonny Adhi Sabastian
Lokasi Jakarta Timur
Judul Proyek Locality Based Mobile Powered Weather Station
Lama Aktivitas 12 Bulan
Target Pengguna /
Penerima Manfaat
Perkotaan : Commuter (Mahasiswa, Pekerja Kantor, Pelajar, etc) usia 18 - 50 tahun. Pedesaan : Petani dengan akses ke perangkat seluler
Ukuran Keberhasilan

* Minimal dapat menyebarkan perangkat di 35 – 45 titik baik daerah perkotaan (Jabodetabek) ataupun pedesaan yang akan ditentukan kemudian
* Informasi yang disediakan oleh perangkat dimanfaatkan oleh masyarakat. Mis : Petani untuk mengetahui curah hujan ataupun warga kota untuk mengetahui kondisi udara di sekitar mereka.
(Dilihat dari access log pada server)
* Pengguna berkolaborasi untuk memasukkan informasi cuaca atau kondisi udara di sekitar mereka untuk digunakan dalam inferensi sistem perkiraan cuaca.

Tipe Konten Perangkat Keras yang akan digunakan / dikembangkan :

* Raspberry Pi
* 2.5G/3G/4G GSM/LTE Modem
* Battery Pack (Powerbank / Power Adapter)
* Modular Sensor terdiri dari Sensor Suhu, Kelembapan, Cahaya, Konsentrasi Gas, Kecepatan Angin, Curah Hujan, dll.
Strategi Distribusi

* Promosi lewat jejaring sosial,
* Kerjasama dengan komunitas
* Kerjasama dengan pemerintah daerah/kelurahan/desa yang menjadi tempat acuan
* Menyediakan update berkala pada sistem baik yang terkait erat dengan perangkat ataupun Cloud Based API untuk pelaporan
* Memantau agar perangkat keras tersebut tetap hidup dan memberikan data hasil pemantauan
* Menjamin laporan berkala cuaca tetap tersedia pada sistem

Dana yang Diminta Rp. 650 Juta
DESKRIPSI PROYEK

Proyek ini mengembangkan perangkat pengambilan data cuaca dan sistem perkiraan cuaca berbasis kolaborasi yang memberikan informasi tentang detail perkiraan dan kondisi cuaca pada sebuah tempat. Perangkat pengambilan data terdiri dari sebuah alat yang berisi berbagai sensor kondisi lingkungan (kelembapan udara, sensor hujan, suhu, kadar gas,dan sebagainya). Perangkat tersebut akan diletakkan di beberapa tempat, dan masing-masing akan mengirim data pengamatan kepada sistem perkiraan cuaca. Sistem perkiraan cuaca akan menerima informasi dari beberapa perangkat pengambilan data dan mengambil kesimpulan tentang kondisi cuaca sebuah daerah. Kondisi cuaca akan dilaporkan secara berkala kepada para pengguna sistem untuk memberikan informasi yang akurat terhadapa perkiraan atau kondisi cuaca yang terjadi di daerahnya. Sistem juga menerima informasi dari para pengguna yang terkait dengan laporan kondisi cuaca saat itu, dan menggunakannya untuk melengkapi informasi yang didapat dari perangkat pengambilan data.

DEFINISI MASALAH

Beberapa masalah yang ingin diatasi :

* Tidak adanya perangkat Weather Station Modular berbasis OpenSource yang mudah untuk di-deploy
* Kurangnya informasi cuaca yang akurat terlebih pada daerah yang bukan kota besar.
* Kurangnya data dan laporan perkiraan cuaca pada remote area
* Untuk daerah perkotaan, pengamatan polusi udara hanya dilakukan di area – area tertentu saja (mis : Jalan Protokol Ibukota) namun tidak menjangkau daerah pinggiran atau padat industri.
* Tidak adanya collaborative / community based weather station dan weather prediction

CARA MENGATASI

Adapun cara – cara yang dilakukan untuk mengatasinya adalah sebagai berikut :
* Mengembangkan sebuah perangkat Weather Station modular berbasis Open Source dan mudah untuk di-deploy
* Locality based, wilayah pantauan terlokalisasi pada cakupan menara BTS dimana perangkat tersebut terhubung, ditunjang juga dengan perangkat GPS
* Mengembangkan mobile apps berbasis Android untuk mengakses informasi cuaca dan ikut melaporkan kondisi cuaca tempat si pengakses berada.
* Reporting on Apps dan juga SMS
* Mengembangkan Cloud Based Report Processing dengan API berbasis REST/