334 SIKEP (Siap Kejar Paket)

334 SIKEP (Siap Kejar Paket)

Program ini memiliki tujuan untuk memperluas akses informasi di komunitas penyelenggara home school (sekolah rumah)=] dan sanggar belajar, baik yang tergabung dalam konsorsium atau di luar konsorsium. Kesenjangan informasi yang didapat antar penyelenggara terkait konten pembelajaran, informasi kejar paket maupun tata kelola organisasi penyelenggara menyebabkan pertumbuhan organisasi yang terhambat dan menurunnya kualitas outcome. Puncaknya adalah pada penyelenggaraan ujian kejar paket yang sulir diperoleh informasi penyelenggaraannya. Kesenjangan informasi ini sebenarnya dapat diatasi secara partisipatif dengan melibatkan para penyelenggara sebagai sumber konten pembelajaran selain daripada konten lain yang dapat dibagikan melalui aplikasi seluler. Dengan terbentuknya jaringan informasi yang kuat maka diharapkan tata kelola organisasi masing-masing penyelenggara dapat meningkat, yang kemudian dapat memberikan sumbangsih yang besar terhadap peningkatan kualitas outcome pembelajaran. Program ini terfokus kepada beberapa aktivitas, yaitu: (1) pengembangan teknologi seluler yang memungkinkan para penyelenggara sekolah rumah dan sanggar belajar untuk mendapatkan konten pembelajaran, bertukar informasi maupun konten, dan memperkuat jaringan; (2) terbangunnya komunitas informasi penyelenggara sekolah rumah dan sanggar belajar berbasis regional; (3) pembangunan database penyelenggara dan konten audiovisual yang mudah diakses oleh pihak-pihak terkait

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Print this pageEmail this to someone
Nomor Urut 334
Nama Lengkap Inisiator Hari Kristopo, M.S
Lokasi Salatiga, Jawa Tengah
Organisasi Konsorsium Pendidikan Murah Berkualitas untuk Kaum Pinggiran (Komunitas)
Judul Proyek SIKEP (Siap Kejar Paket)
Lama Aktivitas 12 Bulan
Target Pengguna /
Penerima Manfaat
Target khusus: Penyelenggara sekolah rumah dan sanggar belajar regional Jawa Timur dan Daerah istimewa Yogyakarta Target umum: Penyelenggara sekolah rumah dan sanggar belajar secara nasional
Ukuran Keberhasilan

1. Tersedianya aplikasi seluler yang dapat memberikan konten-konten terkait pembelajaran yang dibutuhkan oleh penyelenggara sekolah rumah dan sanggar belajar 2. Tersedianya skema tata kelola penyelenggaraan sekolah rumah dan sanggar belajar yang dapat diduplikasi dan digeneralisasikan 3. Terbentuknya jaringan informasi nasional serta komunitas-komunitas lokal yang kuat dalam pengembangan kurikulum lokal, pengemasan informasi pembelajaran, diseminasi info kejar paket dan pengembangan sistem tata kelola organisasi. 4. Pengembangan kapasitas minimal masing-masing 60 orang penyelenggara sekolah rumah dan sanggar belajar regional Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta 5. Tersedianya database konten pembelajaran (audio visual) serta penyelenggara sekolah rumah dan sanggar belajar yang mudah diakses di setiap wilayah regional 6. 500 orang mengakses aplikasi dan konten Sikep

Tipe Konten 1. Audio terkait konten pembelajaran terkait yang dikategorikan berdasar bidang 2. Visual terkait konten pembelajaran terkait yang dikategorikan berdasar bidang 3. Forum diskusi kelompok yang terfokus terkait kategori kasus 4. Teks terkait informasi penyelenggaraan kejar paket
Strategi Distribusi

1. Pengenalan Sikep dilakukan melalui media sosial seperti facebook yang sebagian besar penggunanya telah bergabung dalam grup ataupun yang masih berada di luar grup. Media social lain yang akan dipakai adalah twitter untuk memaksimalkan penyebaran informasi mengenai aplikasi Sikep tersebut. 2. Situs-situs belajar online atau online course baik di dalam maupun luar negeri yang kerapkali juga digunakan oleh para penyelenggara sekolah rumah atau sanggar belajar 3. Pertemuan-pertemuan rutin yang dilakukan oleh konsorsium atau jaringan yang dimiliki konsorsium

Kuantintas Output Konten 1. 1 aplikasi android Sikep 2. 2 komunitas informasi di dua regional (Jawa Timur dan D.I.Y) dengan masing-masing 20 anggota komunitas 3. 400 konten teks yang akan terkirim ke masing-masing aplikasi tiap hari 4. 200 konten audiovisual yang terkirim setiap 2 hari sekali 5. 1 manual tata kelola informasi komunitas penyelenggara sekolah rumah dan sanggar belajar 6. Peningkatan pengguna aplikasi hingga 100 pengguna pada bulan ke-6 Dana
Dana yang Diminta Rp. 150 Juta
DESKRIPSI PROYEK

Program ini memiliki tujuan untuk memperluas akses informasi di komunitas penyelenggara home school (sekolah rumah)=] dan sanggar belajar, baik yang tergabung dalam konsorsium atau di luar konsorsium. Kesenjangan informasi yang didapat antar penyelenggara terkait konten pembelajaran, informasi kejar paket maupun tata kelola organisasi penyelenggara menyebabkan pertumbuhan organisasi yang terhambat dan menurunnya kualitas outcome. Puncaknya adalah pada penyelenggaraan ujian kejar paket yang sulir diperoleh informasi penyelenggaraannya. Kesenjangan informasi ini sebenarnya dapat diatasi secara partisipatif dengan melibatkan para penyelenggara sebagai sumber konten pembelajaran selain daripada konten lain yang dapat dibagikan melalui aplikasi seluler. Dengan terbentuknya jaringan informasi yang kuat maka diharapkan tata kelola organisasi masing-masing penyelenggara dapat meningkat, yang kemudian dapat memberikan sumbangsih yang besar terhadap peningkatan kualitas outcome pembelajaran. Program ini terfokus kepada beberapa aktivitas, yaitu: (1) pengembangan teknologi seluler yang memungkinkan para penyelenggara sekolah rumah dan sanggar belajar untuk mendapatkan konten pembelajaran, bertukar informasi maupun konten, dan memperkuat jaringan; (2) terbangunnya komunitas informasi penyelenggara sekolah rumah dan sanggar belajar berbasis regional; (3) pembangunan database penyelenggara dan konten audiovisual yang mudah diakses oleh pihak-pihak terkait

DEFINISI MASALAH

Makin maraknya pendidikan informal dan nonformal seperti sekolah rumah atau sanggar-sanggar belajar menunjukkan kebutuhan masyarakat yang semakin beragam akan pendidikan bagi anak. Model pendidikan ini memberikan akses lebih luas terhadap kebutuhan anak yang sangat khusus, sehingga model pendidikan ini ditengarai sebagai model yang dapat memberikan ruang personalized learning bagi sang anak didik.Tidak sedikit dari para peserta sekolah rumah ini membutuhkan ujian kejar paket. Jaringan saat ini tidak terbentuk dengan cukup kuat di berbagai daerah sehingga informasiterkait dengan bahan-bahan sekolah rumah, panduan pengajaran untuk orang tua/fasilitator belajar, bahan belajar secara audio visual bagi anak didik atau informasi mengenai penyelenggaraan ujian kejar paket tidak dapat diakses dengan mudah. Hal ini menyebabkan kesulitan dari penyelenggara sekolah rumah atau sanggar belajar dalam mengelola aktifitas belajar harian dan mengakses informasi yang dibutuhkan.

CARA MENGATASI

1. Memberikan informasi-informasi harian mengenai konten atau bahan-bahan sekolah rumah yang dapat diaplikasikan oleh orang tua/fasilitator belajar. 2. Memberikan info-info audio visual terkait dengan info pembelajaran harian belajar kepada anak didik. 3. Menciptakan forum komunikasi dan bertukar informasi antara penyelenggara sekolah rumah atau sanggar belajar mengenai tips dan saran dalam penyelenggaraan sekolah rumah atau sanggar belajar. 4. Memberikan informasi terkait penyelenggaran ujian paket kepada penyelenggara sekolah rumah/sanggar belajar. 5. Memberikan informasi mengenai bahan-bahan ujian kejar paket dari tahun-tahun sebelumnya 6. Menciptakan jaringan antara penyelenggara sekolah rumah dan sanggar belajarsecara regional dan nasional