359 Aplikasi Revitalisasi Posyandu

Image

Prinsip dasar yang dibangun dalam proyek ini adalah memperkuat dan memudahkan layanan Posyandu untuk memantau kesehatan Ibu, Bayi, dan Anak Indonesia, atau merivitalisasi Posyandu Indonesia. Peran dan fungsi Posyandu sebenarnya sangat vital bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Posyandu yang dikelola oleh masyarakat sendiri dan dibina oleh Puskesmas setempat adalah ujung tombak yang sangat efektif dalam membumikan kesadaran dan peningkatan kesehatan bagi Ibu, Bayi, dan Anak Indonesia. Namun sayangnya, citra Posyandu kian merosot. Posyandu terkesan kuno dan begitu-begitu saja. Layanan yang dibangun pada proyek ini adalah menyediakan aplikasi bergerak yang berjalan pada Android (relatif perangkat termurah yang cukup memadai di masyarakat) yang dapat manampilkan informasi perkembangan kesehatan Ibu, Bayi, dan Anak. Aplikasi akan menampilkan informasi kondisi kesehatan berbanding dengan standar kesehatan yang ditetapkan. Standar kesehatan yang menjadi acuan akan selalu mengacu pada pembaharuan dari Kementerian Kesehatan atau WHO. Aplikasi akan memberikan saran umum berkaitan dengan gizi, tumbuh kembang, dan anjuran kesehatan sesuai dengan kondisi informasi yang dimasukan mengenai Ibu, Bayi, dan Anak dibandingkan dengan standar kesehatan tertentu. Informasi yang dimasukan adalah informasi umum seperti yang didapatkan dan diamati oleh Posyandu secara berkala.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Print this pageEmail this to someone
Nomor Urut 359
Nama Lengkap Inisiator Linda Salma Angreani
Lokasi Bandung, Jawa Barat
Judul Proyek Aplikasi Revitalisasi Posyandu
Lama Aktivitas 12 Bulan
Target Pengguna /
Penerima Manfaat
Seluruh pengguna Posyandu, Pengelola Posyandu, Kemenkes RI, Pemerintah Indonesia.
Ukuran Keberhasilan

– Aplikasi dapat digunakan sebagai aplikasi yang layak bagi Posyandu yang Profesional
– Terjalin kemitraan dengan Pengelola Posyandu tingkat Propinsi untuk dapat memperluas replikasi atau telah digunakan pada 30% jumlah Posyandu yang terdaftar di Satu Propinsi sasaran. Sebagai gambaran saat ini terdapat lebih dari 330 ribu Posyandu di Indonesia (data Kemenkes RI 2012).
– Terjalin kemitraan dengan Kemenkes RI atau pihak swasta manapun untuk membantu keberlanjutan program
– Konten aplikasi dapat dikembangkan untuk Posyandu Lansia

Tipe Konten - Teknologi aplikasi bergerak berbasis andoid
- Kolaborasi dengan penyedia web berkaitan dengan Posyandu atau dengan Kemenkes RI atau menyediakan sendiri layanan web sebagai langkah awal sebelum replikasi nasional terjadi
- Fungsi dasar bisa dilakukan melalu SMS, namun pengguna akan tetap diarahkan untuk menggunakan aplikasi bergerak agar dapat lebih bermanfaat
Strategi Distribusi

– Menfungsikan aplikasi pada sebuah Posyandu yang Profesional
– Menyebarkan informasi mengenai keberhasilan implementasi aplikasi
– Komunikasi dengan Kemenkes RI atau pengelola swadaya Posyandu untuk program replikasi yang lebih luas
– Penguatan konten aplikasi melalui kolaborasi bersama pengelola Posyandu yang telah ada, Kemenkes RI, WHO, atau lembaga swadaya yang peduli mengenai kegiatan kesehatan yang relevan.
– Sosilailsasi benefit bagi pengguna dengan contoh hasil ujicoba dan testimonial dari tokoh masyarakat
– Komunikasi dengan Kemenkes RI tentang program-program untuk Posyandu.
– Optimalisasi nilai data dan informasi yang terkumpul dari pengguna aplikasi untuk grafik kesehatan di Posyandu

Dana yang Diminta Rp. 300 Juta
DESKRIPSI PROYEK

Prinsip dasar yang dibangun dalam proyek ini adalah memperkuat dan memudahkan layanan Posyandu untuk memantau kesehatan Ibu, Bayi, dan Anak Indonesia, atau merivitalisasi Posyandu Indonesia. Peran dan fungsi Posyandu sebenarnya sangat vital bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Posyandu yang dikelola oleh masyarakat sendiri dan dibina oleh Puskesmas setempat adalah ujung tombak yang sangat efektif dalam membumikan kesadaran dan peningkatan kesehatan bagi Ibu, Bayi, dan Anak Indonesia. Namun sayangnya, citra Posyandu kian merosot. Posyandu terkesan kuno dan begitu-begitu saja. Layanan yang dibangun pada proyek ini adalah menyediakan aplikasi bergerak yang berjalan pada Android (relatif perangkat termurah yang cukup memadai di masyarakat) yang dapat manampilkan informasi perkembangan kesehatan Ibu, Bayi, dan Anak. Aplikasi akan menampilkan informasi kondisi kesehatan berbanding dengan standar kesehatan yang ditetapkan. Standar kesehatan yang menjadi acuan akan selalu mengacu pada pembaharuan dari Kementerian Kesehatan atau WHO. Aplikasi akan memberikan saran umum berkaitan dengan gizi, tumbuh kembang, dan anjuran kesehatan sesuai dengan kondisi informasi yang dimasukan mengenai Ibu, Bayi, dan Anak dibandingkan dengan standar kesehatan tertentu. Informasi yang dimasukan adalah informasi umum seperti yang didapatkan dan diamati oleh Posyandu secara berkala.

DEFINISI MASALAH

Bagaimana membantu merevitalisasi fungsi Posyandu yang terkesan kuno dan begitu-begitu saja dengan sesuatu yang lebih bergairah dan bersemangat dalam membumikan prinsip dasar kesehatan dan layanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Padahal bila fungsi dasar kesehatan bagi Ibu, Bayi, dan Anak yang diemban oleh Posyandu adalah fungsi yang sangat vital, seperti: gizi, asi, tumbuh kembang, imunisasi, penyakit umum (misal: panas, kejang demam, batuk-pilek, diare, dll), bahkan dibeberapa tempat sudah mulai memanfaatkan Posyandu sebagai tempat berlatih pendidikan dasar anak bagi orang tua (Parenting).

CARA MENGATASI

1. Kolaborasi dengan pengelola Posyandu yang telah ada dan berjalan saat ini, termasuk Kemenkes RI, atau Pengelola Swadaya.
2. Kolaborasi yang dimaksud adalah dengan membangun aplikasi berbasis android yang menyajikan informasi lebih informatif bagi pengguna Posyandu.
3. Informasi berbasis pada perbandingan input dengan standar kesehatan tertentu (misalnya dari Kemenkes RI atau WHO) seperti standar gizi, tumbuh kembang, imunisasi, asi, dll.
4. Aplikasi menerima input perkembangan kesehatan seperti umumnya yang dilakukan di Posyandu. Namun luaran dari aplikasi tersebut secara instan akan memberikan perbandingan informasi yang masuk dengan standar kesehatan tertentu.kelompok individu (misalnya ibu dan anak pada satu keluarga).
5. Aplikasi akan memberikan informasi anjuran berbasis pada informasi yang diterimanya dan standar yang digunakan. Misalnya, aplikasi akan memberikan saran asupan alternatif gizi bagi bayi termasuk variasi menu dengan meninjau pada persentil tumbuh kembang anak.