FGD: Inventarisasi Masalah Yang Dihadapi Komunitas Masyarakat Adat Tobelo Dalam

Oktober_17_2014_FGD_dengan_Tobelo_Dalam

Rabu     17-19 Oktober 2014
Tujuan     Focus Group Discussion (FGD) “Inventarisasi Masalah Yang Dihadapi Komunitas Masyarakat Adat Tobelo Dalam”
Lokasi     Ruang Sekolah Dusun Tukur – Tukur
Alamat     Dusun Tukur-Tukur, Desa Dodaga, Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmehera Timur
Jam     09.30 – 17.00 WIT
Hadir
Munadi Kilkoda
Mahyudin Rumata
Supriyadi Sudirman
Jhemz
32 Orang Yang Hadir dari Masyarakat Adat Tobelo Dalam

Ringkasan:
Point – Point penting yang diperoleh dari FGD antara lain:
MATERI FGD:
Program Monitoring Hutan Adat (Arah dan Tujuan)
Putusan MK Nomor 35 Tahun 2012 Tentang Hutan Adat
Dinamika Gerakan Masyarakat Adat
Pemutaran film dokumenter tentang Masyarakat Adat dan Perjuangan Tanah Air Mereka

HASIL FGD:
32 orang masyarakat adat Tobelo Dalam terlibat sebagai peserta FGD
Masyarakat Adat Tobelo Dalam memberikan respon positif program Monitoring Hutan
Masyarakat Adat Tobelo Dalam merespon Putusan MK-35 tentang Hutan Adat dengan memperkuat peta wilayah adat mereka dan bersepakat untuk menginventarisasi masalah-masalah yang berhubungan dengan kebijakan kawasan hutan yang ditetapkan oleh pemerintah diatas wilayah adat mereka
Identifikasi masalah yang dihadapi oleh komunitas masyarakat adat Tobelo Dalam Dodaga, diantaranya:

Hutan adat tidak diawasi oleh masyarakat adat Tobelo Dalam secara ketat, sehingga mudah bagi pihak lain mengambil keuntungan ekonomis dalam hutan adat tersebut
Penebangan hutan secara ilegal yang dilakukan oleh pihak lain tanpa sepengatahuan masyarakat adat Tobelo Dalam
Pemerintah menetapkan batas hutan negara yang tumpang tindih dengan hutan adat Tobelo Dalam
Kegiatan pertambangan nikel di dalam wilayah adat tidak perna dikonsultasikan kepada masyarakat adat
Pemberian izin kepada perusahan perkebunan karet tanpa sepengetahuan masyarakat adat Tobelo Dalam
Hutan sagu mereka semakin habis karena dikonversi untuk areal persawahan
Polisi Kehutanan melarang masyarakat adat Tobelo Dalam berburu dalam kawasan Taman Nasional
Masyarakat dilarang oleh Kehutanan untuk mengambil hasil hutan, misalnya gaharu, damar dan sayur-sayuran
Lahan berkebun semakin sempit karena pembukaan lahan baru untuk transmigrasi
Diskriminasi terhadap kelompok perempuan Tobelo Dalam yang berjualan di pasar transmigrasi

Dokumentasi masalah yang dilakukan dengan wawancara langsung di 3 dusun penyebaran Tobelo Dalam Dodaga

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Print this pageEmail this to someone

Comments are closed.