Sesi Jurnalisme Warga pada kegiatan Temu Rakyat Korban Investasi Kehutanan dan Perkebunan Besar

800px-November_06_2014_Jubi_Sesi_Jurnalisme_Warga

Kamis     06 November 2014
Tujuan     Sesi Jurnalisme Warga pada kegiatan Temu Rakyat Korban Investasi Kehutanan dan Perkebunan Besar
Lokasi     Gedung Susteran Maranatha
Alamat     Perumnas III – Waena, Jayapura – Papua
Jam     14:30 – 17:30 WP
Hadir
50 Masyarakat adat korban investasi kehutanan dan perkebunan besar dari Provinsi Papua dan Papua Barat
Pusaka Merauke (Penyelenggara)
Victor Mambor
Rina Oktarianti Maizier

Latar Belakang Kegiatan
Sesi jurnalisme warga merupakan bagian dari agenda Seminar & WorkshopTemu Rakyat Korban Investasi dan Perkebunan Besar : Dialog Pembangunan Ekonomi Hijau dan Pembangunan Berkelanjutan yang diselenggarakan oleh Pusaka Merauke yang bertujuan menghasilkan suatu rekomendasi tentang pembangunan ekonomi yang berpihak kepada masyarakat adat.

Agenda Kegiatan
Sesi Pelatihan Jurnalisme Warga untuk 50 Masyarakat Adat Korban Investasi dan Perkebunan Besar di Papua dan Papua Barat.

Tujuan Kegiatan
Memberikan materi singkat tentang pembuatan laporan warga sesuai dengan kaidah 5W1H.
Mensosialisasikan dan mengkampanyekan Proyek Situs Laporan Warga Papua Berbasis SMS melalui presentasi singkat, pembagian leaflet panduan dan kaos.
Memberikan paparan singkat tentang SMS Gateaway.

Hasil Kegiatan
Peserta dapat mempraktikan membuat laporan warga dengan kaidah 5W1H.
Peserta mendapatkan pengetahuan tentang proyek, tujuan serta manfaatnya bagi warga di Tanah Papua.
Peserta mendapatkan pemahaman tentang SMS Gateaway, dan mampu mempraktikkan penggunaannya langsung dalam sesi pelatihan.

Rekomendasi dan Tindak Lanjut
Perkumpulan Jubi terbuka untuk melakukan kerjasama dengan pihak-pihak yang melibatkan warga, terutama masyarakat asli Papua untuk memberikan pelatihan jurnalisme warga dan mensosialisasikan/mengkampanyekan Situs Laporan Warga Papua Berbasis SMS.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Print this pageEmail this to someone

Comments are closed.