Hpku-Teman Belajarku - Mentoring 14 Juni 2012



Oleh Heru Tjatur via surel

Aktivitas Program HPku Teman Belajarku belum melengkapi beberapa pelaporan aktivitas yang telah dilakukan. Beberapa hal yang dapat saya kemukakan a.l.:

Pelaporan penggunaan dana Tahap I yang telah dicairkan sebesar Rp 61.000.000, yang tercatat telah dilaporkan melalui laporan penggunaan dana sejumlah Rp 38.889.584. Kalau memang belum dikeluarkan atau belum diposting, tolong diberikan penjelasan.
Dari laporan penggunaan dana, terlihat beberapa aktivitas belum berjalan, misalnya Workshop Tutorial direncanakan berjalan 50 kali pertemuan. Laporan keuangan untuk pos workshop yang telah diposting baru dilakukan 3 kali (13 dan 14 Januari, dan 11 Februari),meskipun laporan Transport Pendamping untuk pos yang sama dilaporkan 5 kali Januari - April. Apakah ini memang laporan keuangannya belum diperbaharui? Tolong diberikan penjelasan. Kemudian jika total aktivitas yang direncanakan adalah 50 pertemuan (kali), laporan keuangan yang ada menunjukkan aktivitas belum banyak dilakukan. Bolehkah dijelaskan mengapa, dan kenadala apa yang dihadapi?
Akan lebih baik lagi, jika Pak Ali dapat memberikan gambaran rencana yang akan dilakukan 3 atau 6 bulan ke depan. Misalkan, apakah akan ada aktivitas untuk mengisi liburan atau puasa?

Oleh Ali Sahbana via surel

Berkenaan dengan rencana aktivitas kegiatan dan penggunaan dana program “Hpku Teman Belajarku” secara keseluruhan belum berjalan optimal tetapi akan terus kami usahakan, dan berikut penjelasannya :

1. Berkenaan dengan pelaporan bendahara/ keuangan setelah saya klarifikasi ternyata memang banyak yang belum di posting dengan rincian sebagai berikut :

    Dicairkan Rp. 61.000.000,-
    Dilaporkan per (15/06/12) Rp. 38.889.584,-
    Belum diposting Rp. 14.630.400,-
    Saldo Rp. 7.481.016,-

Ini di sebabkan bendahara mendapat tugas dari sekolah/ dinas untuk pelatihan di Surabaya pada bulan Mei, setelah itu kesibukan ulangan semester genap (awal Juni), kami akan sesegera mungkin untuk scan dan posting laporan keuangan. (untuk itu kami mohon maaf atas keterlambatan ini).

2. Untuk aktivitas seminar dan workshop yang direncanakan 50 kali, yang sudah kami selenggarakan :

    Seminar di Balai Kota (Guru TIK SMA/ MA Kota dan Kabupaten Kediri)
    Seminar di MAN 2 Kediri (Siswa)
    Workshop di MAN 2 Kediri (Guru)
    Seminar di Telkom Kediri (Kepala SMA/MA Kota & Kabupaten Kediri)
    Workshop di SMA 4 Kediri (Siswa 2 Kelas Unggulan)
    Sosialisasi di Kantor KEMENAG Kota Kediri (Pengawas Pendidikan)
    Workshop di SMA 8 Kediri (MGMP Matematika Kota Kediri)
    Seminar di SMK 1 Kediri (Siswa dan Guru)
    Workshop di MAN 2 Kediri (MGMP Bahasa Indonesia)

Kendala utama untuk masuk kesekolah perijinan dan waktu disekolah yang sangat padat, bulan Mei kami coba untuk melalui MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran), alhamdulillah bagus responnya bahkan dari salah satu peserta (SMA 2 Kediri) akan mengundang kami. Dan kami akan terus mencoba untuk masuk kesekolah pada awal tahun pelajaran yang akan datang, serta akan kami lanjutkan untuk sosialisasi pada MGMP mata pelajaran yang lain, utamanya untuk Sekolah di wilayah Kabupaten Kediri yang memang belum kami sentuh sama sekali.

3. Untuk analisa hasil akan kami susulkan segera.

Oleh Anggara via surel

Saya lihat memang ada 50 workshop yang harus diingat workshop bukanlah training atau sosialisasi, workshop punya target dan tujuan yang jelas hendak dicapai.

Dalam konteks programnya mas Ali, workshopnya untuk pembuatan materi video pembelajaran. Kalau saya lihat di laporan aktivitas, yang banyak malah sosialisasi, sementara workhsopnya cuma 1 kali di MAN 2 Kediri. Bisakah dijelaskan tentang hasil dari masing - masing workshop tersebut, siapa saja yang hadir, dan dari yang hadir, berapa konten yang dihasilkan dan mengenai apa saja? Apakah ada kesamaan dari yang dihasilkan tiap2 workshop, berapa user/siswa yang menggunakan materi itu?

Hal lain dengan banyaknya sosialisasi, apakah ada perubahan kebijakan yang berhasil diubah? Minimal di tingkat sekolah khususnya mengenai penggunaan ponsel?

Saya lihat ke situsnya tapi belum banyak yang bisa di klik Btw, target penerima program ini setingkat SMA atau sampai menyentuh tingkat SD? menurut saya sebaiknya mas Ali bisa lebih fokus ke mana target penerimanya, sehingga akan ada capaian yang bisa lebih terukur ketimbang hanya jumlah training atau workshop yang dihasilkan

Tags: