096 Sistem Informasi Integrasi Kepramukaan Berbasis Mobile dan Android

096 Sistem Informasi Integrasi Kepramukaan Berbasis Mobile dan Android

Sistem Informasi Integrasi Kepramukaan Berbasis Mobile dan Android adalah salah satu sarana dalam mengembangkan pramuka dibidang teknologi dan informasi yang mempunyai manfaat untuk mengembangkan keterampilan, publikasi dan branding kegiatan serta integrasi antara anggota pramuka. Tujuan dari pembuatan aplikasi ini adalah menciptakan pramuka yang informatif, edukatif, komunikatif, menyenangkan dan trendi. Selain itu, aplikasi ini akan membuat orang tertarik untuk ikut pramuka dan bangga menjadi anggota pramuka. Hal ini dikarenakan saat ini pramuka masik bersifat konvensional, keterampilan pramuka belum meningkat dan interaksi antara sesama anggota pramuka masih kurang.

 

keputusan-tim-seleksi-akhir

Proyek ini kami pilih karena jaringan pramuka yang luas dan budaya persahabatan pramuka yang unik. Pengembangan sebuah aplikasi khusus bagi komunitas tersebut akan bermanfaat besar untuk memudahkan mereka untuk mempertukarkan informasi dan kegiatan-kegiatan kepramukaan. Aplikasi yang dikembangkan juga akan menjamin kerahasiaan yang diperlukan untuk melindungi anak di bawah umur – ­ sesuatu yang tidak bisa disediakan oleh perangkat media sosial komersil.

 

Anggaran

Laporan pelaksanaan proyek

Laporan penggunaan dana

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Print this pageEmail this to someone
Nomor Urut 96
Nama Lengkap Inisiator Mulyana Sandi
Lokasi Sukabumi, Jawa Barat
Organisasi Komunitas IT Sukabumi
Judul Proyek Sistem Informasi Integrasi Kepramukaan Berbasis Mobile dan Android
Lama Aktivitas 6 (enam) bulan
Target Pengguna /
Penerima Manfaat
Pramuka, sekolah di kota Sukabumi terutama.
Ukuran Keberhasilan

Piranti lunak digunakan minimal setiap sekolah mewakili dari kepramukaan dalam 1 (satu) bulan.

Tipe Konten Website, mobile, dan android.
Strategi Distribusi

Media sosial, sekolah, pemerintah.

Kuantintas Output Konten Dengan menganalisis kebutuhan dalam kepramukaan.
Dana yang Diminta Rp 429 juta (disetujui Rp. 464.686.000)
DESKRIPSI PROYEK

Sistem yang bertujuan untuk mengenalkan kepramukaan dalam teknologi informasi serta terintegrasi sebagai anggota kepramukaan

DEFINISI MASALAH

Kepramukaan cenderung selalu ada di lapangan

CARA MENGATASI

Memanfaatkan teknologi informasi dalam ponsel yang menjadi barang mewah lagi.

Pramuka Bisa Terintegrasi, Caranya?

19 June 2014 0

Bagaimanakah cara agar pramuka bisa terintegrasiMulyana Sandi, relawan IT dari Sukabumi mengatakan, pramuka saat ini belum terintegrasi yang berarti antar anggota pramuka di suatu wilayah masih berkelompok. Oleh karena itu, diperlukan sistem informasi pramuka agar setiap anggota bisa berdiskusi dan saling bertukar pikiran tanpa adanya batasan wilayah. Selama ini anggota pramuka hanya mendapat materi dari sekolahnya dan dari Jamboree On The Air-Jamboree On The Internet (JOTA-JOTI) yang diselenggarakan setiap tahun. Namun, pada JOTA-JOTI terbatas pada anggota tertentu saja. Dengan adanya sistem informasi tersebut Mulyana berharap keterampilan anggota pramuka bisa meningkat. Keterampilan ini bisa berbentuk materi atau pun tips kegiatan yang interaktif sehingga membuat pramuka lebih menyenangan. Ingin tahu sistem informasi seperti apa yang dibuat? Mari lihat petikan wawancara kami dengan Mulyana Sandi berikut.

T: Bagaimana cara untuk membuat pramuka terintegrasi?

J: Melalui aplikasi pramuka di android. Selain itu, ada situs webnya (dalam versi mobile) sehingga bisa diakses oleh pengguna ponsel biasa asalkan ponsel tersbeut memiliki fasilitas internet.

T: Isi situs webnya apa saja?

J: Isi situs web lebih ke pengelolaan, seperti membuat soal dan pengelolaan pembina.

T: Tujuan dari membuat aplikasi dan situs web adalah membentuk pramuka yang trendi, maksudnya seperti apa?

J: Pramuka yang trendi adalah ketika anggota pramuka mulai memanfaatkan ponsel dalam kegiatannya. Ini semacam membuat citra pramuka agar terlihat lebih modern.

T: Selain aplikasi dan situs web, akankah dibuat media sosial khusus pramuka?

J: Ya, akan dibuat Facebook khusus pramuka yang didalamnya berisi materi kepramukaan dan kuis yang diberikan oleh pembina kepada anggotanya. Misalnya, kuis berbentuk pertanyaan seputar sejarah dan sandi pramuka.

Untuk mengetahui harapan anggota pramuka terhadap aplikasi yang akan dibuat, silakan kunjungi pranala ini.

Pertemuan mentor untuk hibah "Kampanye Frekuensi Milik Publik"

19 June 2014 0

remotivi From: Siska Doviana Date: 2014-08-10 14:28 GMT+07:00 To: Maman Suherman, Heru Tjatur, Roy Thaniago Subjek: [CMS - Pertemuan Mentor] Roy Thaniago - Kampanye Frekuensi Milik Publik Halo semua, Berikut adalah hasil dari pertemuan mentor untuk hibah "Kampanye Frekuensi Milik Publik" pada tanggal 7 Agustus 2014 di kantor WMID-HOTOSM WebFoundation pukul 11:20 - 14:00 Hadir: Maman Suherman Heru Tjatur Roy Thaniago Siska Doviana Biyanto Rebin Pertemuan dibuka dengan pemaparan rekomendasi dari Tim Seleksi Akhir Rekomendasi TSA: Remotivi membuat rating sendiri Remotivi untuk tidak terlalu menitik beratkan keberhasilan dari proyeknya pada KPI Remotivi dalam membuat konten mulai menggandeng komikus yang sudah ada dan sudah terkenal sehingga mempermudah sarana penyebarluasan Roy: Dalam hal pemberian perijinan untuk TV memang KPI tidak bisa tegas, karena ijin TV ada dibawah Kemenkominfo. Namun kami melihat sebaiknya KPI diperkuat dengan dukungan masyarakat karena konten TV ada dibawah KPI. Apabila konten tersebut dianggap memperbodoh masyarakat dan berdampak negatif, KPI dapat memberikan sangsi. Setelah 10 tahun TV tersebut diberi ijin, pemberi ijin dapat melihat TV tersebut dengan menghitung berapa banyak sangsi yang telah dikenakan oleh KPI terhadap stasiun TV tsb. Sangsi tersebut adalah: Teguran 1 Teguran 2 Penghentian sementara Tjatur: KPI lembaga negara, CMS tidak melihat mengapa remotivi dananya digunakan untuk mempromosikan lembaga negara. Sementara TSA melihat ada jurang antara TV dan masyarakat, dimana bisa dijembatani dengan medium seperti seluler. Tjatur sendiri setuju soal mengadaptasi peraturan via hape, dimana masyarakat diperkenalkan melalui peraturan peraturan TV dan bisa berpartisipasi lewat HaPe. Publik bisa menggunakan fasilitas yang ditawarkan oleh remotivi untuk bersuara, apabila nanti suaranya disalurkan kembali oleh remotivi via analisis yang diadvokasikan ke KPI dst dipersilahkan. Maman: Melihat sebenarnya Remotivi sudah baik dan seperti mendapatkan tugas suci memperkenalkan KPI, contoh sederhana adalah apa beda KPI dan lembaga sensor film. Keduanya adalah lembaga dimana alat yang digunakan berbeda, klasifikasi penonton filmnya berbeda. Sementara KPI ada diseluruh Indonesia. Memperkuat penjelasan KPI adalah hal yang baik. Harapan untuk KPI kalau ada tekanan dari masyarakat untuk menindak stasiun-stasiun TV yang menayangkan hal-hal diluar peruntukkannya atau jamnya. Sebaiknya malah UU Penyiaran direvisi - dimana hasil KPI mempengaruhi ijin siaran TV. Sementara ini evaluasi ini hanya diserahkan pada Kominfo. Dalam pemberian sangsi P3SPS - sangsi 500jt sampai 1 M. SMS bisa dikirim ke KPI berita. Pembagian berita - Dewan Pers, non berita KPI, internet Dewan ITE Prioritas dari mentor: Aduan publik - rating negatif ke remotivi, apabila nanti remotivi mau meneruskan kepada KPI hasilnya, dipersilahkan. Namun remotivi harus bertanggung jawab pada aduan yang masuk
  1. P3SPS dikomikkan P3PS - harus diprioritaskan mana yang penting? infografik data monitoring
  2. Publik dapat apa?
  3. Upaya promosi tidak dengan membuat acara musik dan stand up komedi di kampus kampus, melainkan dipusatkan pada upaya daring (online).
  4. Kalaupun ada kunjungan ke kampus-kampus menggunakan acara yang lebih terfokus seperti kuliah umum, dosen tamu dan pertemuan dengan dosen untuk menjalin kerjasama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *