362 Sekolah Petani

362 Sekolah Petani

Solusi yang ditawarkan untuk untuk menciptakan generasi muda yang unggul dan berjiwa wirausaha sehingga dapat mengatasi permasalahan-permasalahan di bidang pertanian dan membawa masyarakat Indonesia pada kemajuan dan kesejahteraan.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Print this pageEmail this to someone
Nomor Urut 362
Nama Lengkap Inisiator Bagas Priyantoko
Lokasi Kudus, Jawa Tengah
Organisasi Kelompok Tani Desa Klumpit "Sido Makmur"
Judul Proyek Sekolah Petani
Lama Aktivitas 12 Bulan
Target Pengguna /
Penerima Manfaat
Kelompok Petani Desa Klumpit "Sido Makmur"
Ukuran Keberhasilan

Makin bertambahnya minat generasi muda untuk belajar tentang pertanian.

Tipe Konten Mobile app yang berisikan tentang pendidikan teknik bertani modern dan konsep panca usaha tani. Mengedukasikan kepada pemuda tentang enterpreneur pertanian, informasi bantuan pertanian, dan berita tentang pertanian
Strategi Distribusi

Promosi baik offline maupun online, offline memberikan penyuluhan masuk ke universitas/sekolah, promosi online dengan menggunakan sosial media.

Kuantintas Output Konten Setiap bulan ter update
Dana yang Diminta Rp. 300 Juta
DESKRIPSI PROYEK

Solusi yang ditawarkan untuk untuk menciptakan generasi muda yang unggul dan berjiwa wirausaha sehingga dapat mengatasi permasalahan-permasalahan di bidang pertanian dan membawa masyarakat Indonesia pada kemajuan dan kesejahteraan.

DEFINISI MASALAH

Sebagai negara agraris yang mempunyai banyak sumber daya alam (SDA), Indonesia seharusnya mampu mengembangkan ekonomi kreatif dari lahan pertanian. Namun sayangnya permasalahan yang timbul di bidang pertanian setelah era reformasi menjadi semakin pelik. Bahkan di tahun 2014 ini, impor beras dari negara lain ke Indonesia meningkat. Tidak adanya peran optimal dari generasi muda saat ini, menjadikan semua upaya yang telah dilakukan pemerintah tidak membuahkan hasil yang optimal pula. Generasi muda saat ini justru lebih peduli terhadap semua perkembangan teknologi komunikasi yang ada, mulai dari ponsel hingga layanan social media di internet. Sebagai generasi penerus cita-cita bangsa, seharusnya turut pula menanggung sebagian tanggung jawab ini. Empat belas tahun sudah reformasi bergulir, namun rentang waktu yang lama tersebut hanya menjadi harapan hampa bagi terwujudnya masyarakat yang sejahtera dan makmur.

CARA MENGATASI

Memberikan gagasan tentang rancangan sekolah khusus petani berbasis mobile app bagi generasi muda. Konsep ini ditunjang oleh beberapa masalah yang ada di Indonesia antara lain problem dalam sektor pertanian, yang memperlihatkan kurangnya peran generasi muda dalam pemanfaatan lahan ekonomi kreatif.