Mengidentifikasi persoalan penyandang disabilitas dalam mengakses pekerjaan di Surabaya

Oktober_15_2014_Diskusi_Kelompok_Terarah_Surabaya_1

Rabu     15 Oktober 2014
Tujuan
Mengidentifikasi persoalan penyandang disabilitas dalam mengakses pekerjaan di Surabaya
Memetakan kebutuhan informasi pekerjaan melalui media alternatif dan teknologi informasi yang ramah bagi penyandang disabilitas di Surabaya

Lokasi     Cafe 1% KC
Alamat     Pucang, Surabaya
Jam     19.00 – 21.00 WIB
Hadir
Abdul Syakur (DMI Jatim)
Endah (SLB B Karya Mulia)
Heru Sulistyawan (DMI)
Ika Irawan (D Care)
Isnawati K (HWDI)
Reni Yuniastuti
Sinta Triyani
Suntoro Dani (DMI Surabaya)
Yayuk (HWDI)
M. Rubby Emir Fahriza

Ringkasan:
Diskusi Kelompok Terarah 1 Surabaya

Hasil
Banyak kebutuhan Penyandang Disabel di tempat kerja yang belum terpenuhi karena konsep inklusi yang belum benar-benar merasuk di masyarakat.
Sifat inklusi tidak hanya berupa materi di perusahaan saja, pimpinan perusahaan perlu memiliki kepribadian inklusi.
Penyandang Disabel membutuhkan waktu untuk adaptasi lingkungan lebih lama. Oleh karena itu, mereka perlu dibimbing untuk mendapatkan pengetahuan jenis pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan mereka.
Penyandang Disabel perlu diberi pengetahuan terkait dunia kerja dan isu-isu di dalamnya. Hal ini diperlukan karena pernah ada kasus penipuan yang meminta sejumlah uang untuk mendapatkan kerja.
Penyandang Disabel memerlukan pelatihan dan motivasi. Pelatihan yang menimbulkan daya juang dan daya saing. Motivasi yang mendorong mereka untuk pertama-tama menyadari siapa dirinya (self-awareness), kemudian menumbuhkan kepercayaan diri.
Pengembangan kapasitas untuk Penyandang Disabel sesuai kehendak dan kebutuhan mereka. Pelatihan tidak dibatasi berdasarkan jenis disabilitas, seperti pelatihan pijat yang selalu ditujukan untuk tunanetra.
Usulan kebutuhan terkait website dan aplikasi: bentuk pembelajaran melalui video terkait menghilangkan stigma dan diskriminasi masyarakat terhadap Penyandang Disabel.

Evaluasi
Organisasi penyandang disabilitas yang dilibatkan cukup mewakili kepentingan masing-masing disabilitas.
Diskusi cukup dinamis namun masih melebar sehingga perlu lebih dipusatkan kembali
Pengelolaan waktu perlu ditingkatkan dalam diskusi selanjutnya

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Print this pageEmail this to someone

Comments are closed.