Produksi Video Kampanye Anti Korupsi

12 Februari 2015
Tujuan     Menyampaikan pesan terkait koruptor yang lebih banyak dilindungi dan KPK justru terancam dikriminalkan dengan kasus BW. Persoalan korupsi juga adalah persoalan buruh. Dalam video ini, Roy yang sering menangkap ular di tengah banjir maka sering dicari tetangga untuk membantu menangkap ular, memaparkan menangkap koruptor seperti menangkap ular, kepalanya dulu ditangkap, masukkan ke botol, baru ekornya.
Lokasi     Sekretariat Marsinah FM
Alamat     Jln. Taruna Jaya VI, No. 31, Semper Barat, Jakarta Utara
Jam     09.00 WIB – selesai
Hadir     Dihadiri oleh Thin Kusna, Roy (Rohayati), Kurniati, Jumisih

Ringkasan:
Ular banjir dan koruptor adalah video singkat yang menyinggung soal sulitnya menangkap koruptor di Indonesia. Meski kerugian yang ditimbulkan tidak sedikit dan berdampak pada masyarakat luas termasuk buruh. Roy yang seringkali menangkap ular di kala banjir menyampaikan menangkap koruptor ibarat menangkap ular. Kepalanya dulu ditangkap baru ekornya.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Print this pageEmail this to someone

Comments are closed.