Rapat Koordinasi Tim Pelaksana Program Desa 2.0 dan Tim Mentor

Senin     11 Agustus 2014
Tujuan     Rapat Koordinasi Tim Pelaksana Program Desa 2.0 dan Tim Mentor
Rapat Koordinasi Akhir Pelaksanaan Program Desa 2.0
Lokasi     Kantor Wikimedia Indonesia,
Alamat     Jalan Pati No 1, Jakarta
Jam     10.00-16.00 WIB
Hadir
Siska Doviana
Biyanto Rebin
Yossy Suparyo
Agung Budi Satrio
Bayu Setyo Nugroho
Yanuar Nugroho (by Skype)

Ringkasan:
Rapat koordinasi ini mempertemukan antara pelaksana program desa 2.0, mentor, dan Cipta Media Seluler sebelum pelaksanaan program. Pelaksana program berdiskusi tentang substansi yang akan diraih selama pelaksanaan program, merincikan indikator keberhasilan program dan strategi pengembangan program tanpa dukungan lembaga donor. Rapat dimulai pukul 10.00-15.00 WIB. Pelaksana program menjelaskan aktivitas-aktivitas yang akan dikerjakan dalam program Desa 2.0 mulai dari pembuatan website desa, kostumisasi antarmuka web yang ramah terhadap pengguna, terutama pengguna yang mempergunakan akses internet bandwidth sempit. Setelah itu, ada pengembangan untuk sistem informasi desa yang membantu desa untuk mengelola sumber daya dan pelayanan publik yang prima.

Mentor Program Bayu Setyo Nugroho berharap program ini akan membantu desa untuk melaksanakan UU No 6 tahun Desa. Menurutnya, desa harus ditempatkan subjek dari pembangunan sehingga jarak kesejangan antara desa dan kota semakin dekat. Praktik transparansi dan akuntabilitas sudah dilaksanakan di desa dengan cara-cara yang konvensional, seperti pelaporan pembangunan melalui pertemuan warga, jadi ketakutan akan terjadi penyelewengan setelah ada dana khusus ke desa harus diubah menjadi komitmen untuk membangun tata pemerintahan desa yang baik dan bersih. Pengalaman Desa Dermaji memanfaatkan website berdampak pada publikasi kegiatan pembangunan dan kegiatan warga semakin luas.

Mentor lainnya, Yanuar Nugroho menekankan pada strategi mempraktikkan transparansi dan mempertahankan modal sosial (social capital) yang sudah berjalan di desa. Bagi Yanuar, program fokus pada isu itu saja karena ini akan menjadi pertaruhan bagi desa.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Print this pageEmail this to someone

Comments are closed.